LAPORAN
Pembuatan
Koloid (agar-agar) dengan Cara Peptisasi
Disusun
oleh
Muhammad Hasan Massath
XI
IPA
Madrasah Aliyah
Negeri
Batam
2012-2013
I.
Judul :Pembuatan
agar-agar dengan cara peptisasi
Nama :Muhammad
Hasan Massath
Kelas : XI IPA
Hari/Tanggal: Rabu
12 Juni 2013
II.
Tujuan : Membuat sistem koloid dengan cara peptisasi.
III.
Landasan teori
A.
Pengertian koloid
Koloid adalah bentuk campuran yang keadaanya antara
larutan dan suspensi.Koloid merupakan sistem heterogen , dimana suatu zat
didispersikan ke dalam suatu media yang homogen .Ukuran zat yang didispersikan
berkisar antara satu nanometer sampai satu mikrometer .
Perbandingan sifat larutan, koloid, dan suspensi
|
Larutan
(Dispersi molekuler)
|
Koloid
(Dispersi Koloid)
|
Suspensi
(Dispersi Kasar)
|
|
Contoh: larutan gula dalam air
|
Contoh: Campuran susu dengan air
|
Contoh: Campuran tepung terigu dengan air
|
|
1)
Homogen, tak
dapat dibedakan walaupun menggunakan mikroskop ultra
2)
Semua
partikel berdimensi (panjang, lebar, atau tebal) kurang dari 1 nm
3)
Satu fase
4)
Stabil
5)
Tidak dapat
disaring
|
1)
Secara
makroskopis bersifat homogen tetapi heterogen jika diamati dengan mikroskop
ultra
2)
Partikelnya
berdimensi antara 1 nm sampai 100 nm
3)
Dua fase
4)
Pada umumnya
stabil
5)
Tidak dapat
disaring kecuali dengan penyaring ultra
|
1)
Heterogen
2)
Salah satu
atau semua dimensi partikelnya lebih besar dari 100 nm
3)
Dua fase
4)
Tidak stabil
5)
Dapat
disaring
|
B.
Pengertian
peptisasi
Cara peptisasi adalah pembuatan koloid dari butir
butir kasar atau dari suatu endapan
dengan bantuan suatu zat pemeptisasi (pemecah). Zat pemeptisasi memecahkan
butir butir kasar menjadi butir-butir koloid. Istilah peptisasi dikaitkan
dengan peptonisasi, yaitu proses pemecahan protein(polipeptida) yang dikatalisis
oleh enzim pepsin.
Contoh:
Agar- agar dipeptisasi oleh air, nitroselulosa oleh
aseton, karet oleh bensin, dan lain-lain. Endapan NiS dipeptisasi oleh H2S
dan endapan Al(OH)3 oleh
AlCl3.
C.
Pembuatan agar-agar
·
Alat yang digunakan
|
Nama Alat
|
Jumlah
|
|
Panci
|
1 buah
|
|
Cetakan /mika
|
30 buah
|
|
Sendok
|
1 buah
|
|
Gelas
|
1
buah
|
·
Bahan yang digunakan
|
Nama Bahan
|
Jumlah
|
|
Nutrijel
|
2 bungkus
|
|
Nata de coco
|
1 bungkus
|
|
Biji selasih
|
2 sendok
|
|
Air
|
900 mL
|
|
Gula
|
1/3 kg
|
·
Cara kerja
Ø Masukan 2 bungkus nutrijel kedalam panci.
Ø Lalu masukan gula 1/3 kg
Ø Setelah itu
masukan air dan aduk hingga merata
Ø Lalu panaskan dan tetap diaduk sehingga tidak menggumpal
Ø Setelah adonan
merata matikan kompor
Ø Lalu masukan adonan ke dalam cetakan / mika dan tambahkan
nata de coco dan biji selasih secukupnya
Ø Lalu dinginkan
atau masukan ke dalam lemari pendingin
hingga adonan dapat dinikmati.
IV.
Data hasil
pengamatan
Pembuatan agar-agar dengan cara
peptisasi menghasilkan campuran zat padat
yang terdispersi dengan zat cair
pendispersi yang menghasilkan koloid berupa gel.
Agar-agar
dapat mengadsorpsi mediumnya yaitu air, jadi agar agar adalah padatan di dalam air.
V.
Kesimpulan
Peptisasi
adalah cara pembuatan koloid dari butir-butir kasar atau dari suatu endapan
dengan bantuan suatu zat pemeptisasi (pemecah). Agar-agar/ gel adalah koloid
setengah kaku (antara padat dan cair). Gel terbentuk dari sol yang fase/zat
terdispersinya mengadsorpsi medium pendispersinya. . Dari hasil pengamatan maka agar-agar tergolong jenis
koloid emulsi padat dengan fase terdispersi cair dan medium pendispersi padat.
Cara pembuatan agar-agar membutuhkan zat pemecah yang berupa air agar menjadi
partikel koloid.