Sabtu, 29 Juni 2013


LAPORAN
Pembuatan Koloid (agar-agar) dengan Cara Peptisasi






Disusun oleh
Muhammad Hasan Massath
XI IPA


Madrasah Aliyah Negeri Batam
2012-2013
                 I.          Judul :Pembuatan agar-agar dengan cara peptisasi
Nama :Muhammad Hasan Massath
Kelas : XI IPA
Hari/Tanggal: Rabu 12 Juni 2013

               II.          Tujuan :  Membuat sistem koloid dengan cara peptisasi.
             III.          Landasan teori

A.    Pengertian koloid

Koloid adalah bentuk campuran yang keadaanya antara larutan dan suspensi.Koloid merupakan sistem heterogen , dimana suatu zat didispersikan ke dalam suatu media yang homogen .Ukuran zat yang didispersikan berkisar antara satu nanometer sampai satu mikrometer .

Perbandingan sifat larutan, koloid, dan suspensi
Larutan
(Dispersi molekuler)
Koloid
(Dispersi Koloid)
Suspensi
(Dispersi Kasar)
Contoh: larutan gula dalam air
Contoh: Campuran susu dengan air
Contoh: Campuran tepung terigu dengan air
1)     Homogen, tak dapat dibedakan walaupun menggunakan mikroskop ultra
2)     Semua partikel berdimensi (panjang, lebar, atau tebal) kurang dari 1 nm
3)     Satu fase
4)     Stabil
5)     Tidak dapat disaring
1)     Secara makroskopis bersifat homogen tetapi heterogen jika diamati dengan mikroskop ultra
2)     Partikelnya berdimensi antara 1 nm sampai 100 nm
3)     Dua fase
4)     Pada umumnya stabil
5)     Tidak dapat disaring kecuali dengan penyaring ultra
1)     Heterogen
2)     Salah satu atau semua dimensi partikelnya lebih besar dari 100 nm

3)     Dua fase

4)     Tidak stabil

5)     Dapat disaring


B.    Pengertian peptisasi
Cara peptisasi adalah pembuatan koloid dari butir butir   kasar atau dari suatu endapan dengan bantuan suatu zat pemeptisasi (pemecah). Zat pemeptisasi memecahkan butir butir kasar menjadi butir-butir koloid. Istilah peptisasi dikaitkan dengan peptonisasi, yaitu proses pemecahan protein(polipeptida) yang dikatalisis oleh enzim pepsin.

Contoh:  
Agar- agar dipeptisasi oleh air, nitroselulosa oleh aseton, karet oleh bensin, dan lain-lain. Endapan NiS dipeptisasi oleh H2S dan endapan Al(OH)3   oleh AlCl3.

C.    Pembuatan agar-agar

·       Alat yang digunakan
Nama Alat
Jumlah
Panci
1 buah
Cetakan /mika
30 buah
Sendok
 1 buah
Gelas
1       buah


·       Bahan yang digunakan
Nama Bahan
Jumlah
Nutrijel
2 bungkus
Nata de coco
1 bungkus
Biji selasih
2 sendok
Air
900 mL
Gula
1/3 kg

·       Cara kerja
Ø  Masukan 2 bungkus nutrijel kedalam panci.
Ø  Lalu masukan gula 1/3 kg
Ø  Setelah itu  masukan air dan aduk hingga merata
Ø  Lalu panaskan dan tetap diaduk sehingga tidak menggumpal
Ø  Setelah  adonan merata matikan kompor
Ø  Lalu masukan adonan ke dalam cetakan / mika dan tambahkan nata de coco dan biji selasih secukupnya
Ø  Lalu  dinginkan atau masukan ke dalam lemari  pendingin hingga adonan dapat dinikmati.


            IV.          Data hasil pengamatan
Pembuatan agar-agar dengan cara peptisasi menghasilkan campuran  zat padat yang terdispersi dengan zat cair pendispersi yang menghasilkan koloid berupa gel.
Agar-agar  dapat mengadsorpsi mediumnya yaitu air, jadi  agar agar adalah padatan di dalam air.



              V.          Kesimpulan
Peptisasi adalah cara pembuatan koloid dari butir-butir kasar atau dari suatu endapan dengan bantuan suatu zat pemeptisasi (pemecah). Agar-agar/ gel adalah koloid setengah kaku (antara padat dan cair). Gel terbentuk dari sol yang fase/zat terdispersinya mengadsorpsi medium pendispersinya. . Dari hasil pengamatan maka agar-agar tergolong jenis koloid emulsi padat dengan fase terdispersi cair dan medium pendispersi padat. Cara pembuatan agar-agar membutuhkan zat pemecah yang berupa air agar menjadi partikel koloid.